Ketika Media Siap, Lele Sudah di Tebar dan Kolam Jebol

Pada postingan terdahulu pernah saya tulis dalam pembuatan kolam bahwa kolam terbuat dari  terpal, berada di belakang rumah yang sempit. ukuran kolam 2x3x1 berdinding tembok rumah, pagar tembok dan bambu. Bagian atas diberi atap plastik tranparan untuk melindungi kolam dari air hujan.
Saat air dari 70 cm di naikkan ke 90 cm…. itu pagar tembok tinggi 50 cm buat penopang bawah ternyata tidak kuat menahan beratnya air sehingga ambruk seperti gambar disamping. Di gambar tersebut tidak terlihat air yang meluap karena terpal bagian atas saya tali kawat sehingga masih tersangkut dan terpal A15 tidak ikutan jebol. Seumpama pakai terpal tipis mungkin sudah jebol itu terpal.
Kejadian ini membuat saya bingung, bagaimana cara mengatasinya, bagaimana dengan lele saya yang sudah saya tebar. Huh..bener – bener bingung. mau tidak mau air kolam harus di kurangi sampai 30 cm untuk bisa memperbaiki itu semua. Padahal sudah persiapan media selama 10 hari, menunggu bibit beradaptasi selama 5 hari. kalau air di kuras dipastikan bibit akan tambah stres dan ketika air ditambah bibit akan semakin stres karena perubahan media dari baik ke kurang baik dan saya harus mulai dari awal.
  
Hal – hal yang saya lakukan pasca jebolnya tembok kolam 
( Sabtu, 15 Maret 2014 ):
 
Saya putuskan untuk mengurangi air sampai ketinggian 35 cm dan pagar tembok saya ganti dengan pagar bambu. Hasilnya seperti gambar dibawah:

Gambar setelah air saya turunkan menjadi 35 cm, bibit lele pada stres dan pada berdiri seperti itu.

Setelah pagar sanping jadi, air langsung saya tinggikan menjadi 80 cm. Dan saya beri fermentasi EM4. Bibit lele yang berdiri/mengambang jadi berkurang.
Air terlihat masih bagus tetapi tetap kualitas air turun drastis dari kualitas sebelumnya.
Sore harinya air saya tambah sampai ketinggian maksimal.

( Minggu, 16 Maret 2014 )

 

Keadaan bibit pasca goncangnya media dan turunnya kualitas air.
Air akan kembali saya turunkan menjadi 80 cm.
Air di ketinggian 80 cm dipertahankan sampai air kembali ke kualitas semula dan bibit lele sudah tidak stress lagi. Sementara itu pemberian pakan saya hentikan.
( Senin, 17 Maret 2014 )

Pagi hari :
Air sudah mulai terlihat kehijauan, bibit lele masih banyak yang mengambang di pinggir kolam.

Sore hari :
Sungguh mengerikan, apa yang terjadi setelah ini. Saya cuman berdo’a semoga media cepat kembali seperti semula.

( Selasa, 18 Maret 2014 )

Lele semakin banyak yang bergerombol di pinggir kolam.

( Rabu, 19 Maret 2014 )

Mulai terlihat banyak lele yang mengambang mati di permukaan.

Wow sungguh Luar Biasa pengalaman nyata saya, semua kejadian diatas semoga menjadikan saya lebih baik lagi dalam berbudidaya lele. Dari pemilihan bibit, pembuatan kolam dll.
Setelah ini saya akan tetap mulai dari awal lagi. Kolam akan saya kuras habis karena kemungkinan lele sudah 95% mati didasar. Sekiranya teman semua bisa mengambil hikmah, pesan dan bisa menyimpulkan sendiri terhadap apa yang telah saya alami.
Demikian pengalaman nyata yang bisa saya tuliskan, salam sukses buat kita semua.

.
.
.
Link terkait :

Proses Belajar Tebar Padat 500/m2 ” Kedua ” 

Proses Belajar Tebar Padat 500/m2 ” Pertama “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *