Proses Belajar Tebar Padat 500/m2 ” Kedua “

Setelah Proses Belajar Tebar Padat 500/m2 ” Pertama “ mengalami kegagalan karena Kolam Jebol kini saya akan mulai kembali  pembesaran lele tebar padat 500/m2 yang Kedua , Proses akan saya tulis sedikit demi sedikit secara nyata mulai dari persiapan sampai dengan penjualan. Monggo di simak.
 
PERSIAPAN KOLAM
Kolam terbuat dari  terpal, berada di belakang rumah yang sempit. ukuran kolam 2x3x1 berdinding tembok rumah, pagar tembok dan bambu. Bagian atas diberi atap plastik tranparan untuk melindungi kolam dari air hujan.
 
PERSIAPAN MEDIA ( air )
Persiapan media kali ini EM4 tidak saya fermentasikan seperti pada proses pertama dalam pembesaran lele yang saya lakukan, disini saya ingin mengetahui adakah perbedaan antara yang di fermentasi dan yang tidak di fermentasi.
 
Aplikasi Em-4 10 ml/m3
Persiapan Media ini selama 7 hari.
Praktek :

Hari Pertama : Selasa, 1 April 2014
Kolam di isi air setinggi 30 cm, kemudian masukkan Em4 10ml /m3 yang sebelumnya telah di campur dengan air bersih secukupnya.

Hari Kedua : Rabu, 2 April 2014
Kolam ditambah air setinggi 20 cm jadi tinggi total 50 cm,
kemudian masukkan Em4 10ml /m3 yang sebelumnya telah di campur dengan air bersih secukupnya.

 Hari Ketiga : Kamis, 3 April 2014
Kolam ditambah air setinggi 20 cm jadi tinggi total 70 cm,
kemudian masukkan Em4 10ml /m3 yang sebelumnya telah di campur dengan air bersih secukupnya.
 Hari Keempat : Jum’at, 4 April 2014
Kolam ditambah air setinggi 30 cm jadi tinggi total 100cm.
 
Hari Kelima : Sabtu, 5 April 2014
Air belum berubah warna,  terlihat jernih agak kecoklatan.
Hari Keenam : Minggu, 6 April 2014
Air warnanya belum begitu bagus, dan jentik nyamuk belum terlihat sama sekali.
Jadi agak was was karena besuk bibit lele akan di tebar.
Air menyusut ke 80 cm.
 
Hari Ketujuh : Senin, 7 April 2014
Air masih berwarna jernih, dan jentik nyamuk tidak terlihat. Sepertinya terjadi kegagalan dalam persiapan media. Tapi tetap sore ini bibit akan di tebar.
 
Berikut saya sertakan foto hari ketujuh persiapan air dengan  Em4 yang di fermentasi dan tanpa di fermentasi.
 
Media dengan EM4 yang di fermentasi.
Warna terkihat keruh.
 
 
 
Media dengan Em4 yang tidak di fermentasi
Warna lebih bening.

Proses berikutnya adalah penebaran bibit lele.
Kali ini saya tebar  bibit uk 5-7 sebanyak 3000 ekor di Hari Senin, 7 April 2014 pada waktu Sore Hari Pukul 15:30 WIB, cuaca cerah berawan.

Berikut gambar bibit dan penebarannya.

Bibit lele sebelum diangkut, sama penjualnya di beri antibiotik untuk mengurangi stres dan daya tahan tubuh tetap terjaga.

 Menyamakan suhu agar bibit tidak kaget sewaktu di lepas.

Perlahan bibit uk 5-7 di lepas, itu ada tulisan 3-5 1000 cuman tempelan pemesan bibit sebelum saya.











 

PASCA PENEBARAN BIBIT LELE

Memantau bibit lele dan perubahan warna air menjadi kehijauan, target tiga hari dari awal masukin bibit air sudah berwarna hijau.
Lele di puasakan sampai tidak ada yang terlihat mengambang.

Hari Ke-1
Selasa, 8 April 2014

Pagi Hari
Air berubah warna menjadi kecoklatan, bibit lele terkihat ada yg diam menggantung.

 

Sore Hari
Bibit lele semakin banyak yang menggantung, tetap meunggu air berubah menjadi hijau di hari berikutnya.

Hari Ke-2
Rabu, 9 April 2014

Pagi Hari

Masih banyak lele yang mengambang, dan air belum berwarna hijau. Coba cek disini untuk membandingkan dengan yang dulu.

Siang Hari
Air sepertinya akan mengarah ke warna hijau.
Ada terlihat bibit lele terkena penyakit jamur Kemungkinan karena keadan media yang kurang bagus.
Sudah ada sekitar 65 bibit lele yang mati mengambang dan di perkirakan yang mati di bawah sudah ada banyak.

Hari Ke-3
Kamis, 10 April 2014

No Image : Air belum belum berwarna hijau, semakin terlihat banyak lele yang menggantung.
Lele belum di beri makan. Dan terjadi kematian masal lagi seperti yang sebelumnya. Sudah sekitar 300an lele yg mati saya buang. Saya masih belum melakukan tindakan apapun karena saat ini saya memang beruji coba pembesaran dengan murni pengelolaan kualitas air.

Hari Ke-4
Jum’at, 11 April 2014

Pagi Hari
Lele bergerombol di permukaan seperti itu.
Dan lele yang mati semakin bertambah banyak.

Sore Hari
Lelebanyak yang menggantung dan sudah terlihatbanyak yg berjamur. Lele yang mati mengambang semakin banyak sudah 400an lebih. Dan lele mati dengan di selimuti lumut. Kemungkinan lele mati di dasar 3 hari yang lalu.
Semakin Pusing puyeng takut kalau 3000 bibit lele amblas seperti yang sebelumnya.

Setelah ada banyak lele yang mati akhirnya saya putuskan untuk menggunakan antibiotik dan probiotik pabrikan, proses pembesaran alami akan saya tinggalkan. Mungkin saya belum mumpuni untuk pembesaran alami.

Hari Ke-5
Sabtu, 12 April 2014

Siang Hari
Pagi ini saya beli antibiotik di salah satu toko perikanan dan siangnya saya aplikasikan ke kolam dengan dosis sesuai aturan.
Lele terlihat nyaman dan tidak ada yang menggantung.

Sore Hari
Ternyata masih banyak lele yang menggantung, tetapi lebih banyak lele yang mulai sehat.
Besok pagi akan sekali lagi saya aplikasikan antibiotik ke kolam sesuai aturan produk apabila masih ada yang menggantung maka besoknya di aplikasikan sekali lagi.

Hari Ke-6
Minggu, 13 April 2014

Pagi Hari
Sekali lagi saya aplikasikan antibiotik dan terlihat lele semakin sedikit yang mengambang.
Lele yg lemes dan berjamur sudah semakin kuat, dan kematian lele semakin berkurang. Masih ada lele yg mati mengambang sisa lele mati di dasar hari kemarin.

Saya putuskan walau masih ada yang mengambang, hari besok saya akan mulai memberikan lele pakan. Monggo di simak Pemberian Pakan Lele Sesuai Target

2 thoughts on “Proses Belajar Tebar Padat 500/m2 ” Kedua “

  • December 9, 2015 at 7:21 pm
    Permalink

    Antibiotik saya gunain Pidas, sekaligus antiseptiknya pakai Bendoz, kalau merk lain seperti Blue coper bisa juga…..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *