Cara Budidaya Udang Galah Dari Awal Sampai Panen

Cara Budidaya Udang Galah Dari Awal Sampai Panen

[yasr_visitor_votes size=”small”]Budidaya udang galah sebenarnya memerlukan penanganan yang lebih khusus dalam pemeliharaannya. Pengelolaan air harus lebih maksimal karena dalam budidaya udang galah kualitas air merupakan faktor penentu utama dibandingkan budidaya ikan air tawar lainnya. Apabila kualitas air menurun maka udang akan langsung stres karena udang galah memang sangat sensitif sekali terhadap perubahan media. Oleh karena itu budidaya udang galah harus dilakukan secara seksama dari awal budidaya sampai dengan panen.

Berikut Cara Budidaya Udang Galah Dari Awal Sampai Dengan Panen

Budidaya Udang Galah
Udang Galah

TAHAP PERENCANAAN BUDIDAYA UDANG GALAH

I. Tahap Perencanaan Lokasi Budidaya Udang Galah

Pada tahap perencanaan yang perlu direncanakan adalah lokasi dimana kolam untuk budidaya udang galah berada. Apakah di lokasi telah memenuhi standar kelayakan budidaya udang galah atau belum. Berikut standar Lokasi Budidaya yang direkomendasikan :

Syarat lokasi :

Lokasi berada di tempat yang terdapat sumber air mengalir dengan tanah lumpur berpasir. Sumber air mengalir tersebut harus bebas dari pencemaran seperti limbah pabrik, jenu dan racun. Apabila tidak ada sumber air yang mengalir alternatif berikutnya adalah adanya sumber air tawar yang berasal dari sumur bor yang mencukupi kebutuhan untuk budidaya udang galah di lahan yang cukup luas. Tentunya lokasi harus bebas dari banjir, mudah dijangkau dengan fasilitas jalan yang baik sehingga arus transportasi bisa berjalan dengan lancar. Selain syarat utama tersebut yang tidak kalah pentingnya adalah syarat air untuk media budidaya.

Syarat Air :

Air dalam budidaya harus bertemperatur 26 s.d 30 derajat celcius dengan pH normal 7-8. Salinitas juga harus tetap terjaga berkisar 0-5 permil dengan oksigen terlarut 5-7 ppm. Kecerahan air budidaya harus selalu dijaga dengan tingkat kecerahan 25-45 cm dari permukaan air. Tinggi genangan ideal 80-120cm agar suhu bisa lebih stabil.

II. Tahap Perencanaan Pembuatan Kolam Budidaya Udang Galah

Pada Budidaya Udang Galah pembuatan kolam harus menyesuaikan aliran sumber air mengalir yang ada di lokasi kolam. Hal ini akan memudahkan pembudidaya untuk pembuangan serta pergantian air selama pemeliharaan. Ukuran kolam yang ideal dengan panjang 50 meter dan lebarnya 20 meter dengan luas maksimal 1000 meter persegi. Dibuat berpetak dengan adanya pelataran, parit keliling dan pematang kolam. Pelataran tersebut dengan kedalaman 30-40 cm berada pada petakan tengah karena udang sangat suka mencari makan di petakan yang dangkal. pelataran tersebut dikelilingi oleh parit dengan kedalaman 0.75 sampai dengan 1 meter dengan lebar parit 3-4 meter untuk tempat bersembunyi udang galah dari panasnya sinar matahari. Petak berikutnya adalah pematang kolam yang berguna untuk tembok pinggir kolam dengan dibuat yang kokoh agar kolam tetap aman, kuat dan tidak bocor.

Setelah Perencanaan Lokasi dan kolam maka proses selanjutnya adalah pengolahan kolam sebelum bibit udang galah di tebar, cara pengolahannya sebagai berikut :

Pengeringan lahan:

Pengeringan dilakukan selama 15 hari sambil melakukan perbaikan pematang dan menutup lokasi yang bocor.

Pengolahan Tanah Dasar kolam

Ini adalah langkah awal keberhasilan dalam budidaya udang galah. Untuk pertama kali proses budidaya udang galah belum diperlukan pengangkatan lumpur dari dasar kolam, yang perlu diperhatikan adalah derajat keasaman tanah. Maka hal yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan penggemburan dan perataan dasar kolam kemudian dilakukan pengapuran tanah untuk mencapai kondisi pH tanah ideal yaitu 7-8, dengan pengapuran 600 – 100 Kg/ha maka pH ideal akan didapat dan telur ikan predator dalam tanah serta jamur otomatis mati sehingga lebih aman untuk budidaya udang galah. Dosis kapur harus di sesuailan dengan pH awal tanah dasar, bisa menggunakan kapur dolomit, tembok ataupun kapur sirih.

Disamping proses pengapuran pengolahan dasar kolam juga merupakan sebuah proses pemupukan, disamping untuk kesiapan kolam tentunya proses tersebut juga sebagai penyediaan pakan alami untuk udang galah nantinya. Karena udang galah sangat suka mengaduk lumpur untuk mencari cacing, plankton dan pakan alami lainnya.

3 thoughts on “Cara Budidaya Udang Galah Dari Awal Sampai Panen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *