Cara Budidaya Udang Galah Dari Awal Sampai Panen

Pemupukan kolam budidaya udang galah bisa menggunakan pupuk organik atau anorganik, pemupukan dilakukan pada air bukan pada tanah pada saat 10 hari sebelum penebaran. Pemupukan dapat dilakukan dengan cara kolam telah diberi air setinggi 10cm kemudian pupuk yang telah dimasukkan kedalam karung di celupkan pada kolam di semua titik kolam dengan dosis 100kg/1.000m², apabila menggunakan pupuk cair maka bisa dengan cara memercikkan pupuk keseluruh permukaan air secara merata. Kemudian dilakukan pemupukan susulan setiap 1 – 2 minggu sekali.

 

III. Pembuatan Tempat Naungan Budidaya Udang Galah

Naungan dalam budidaya udang sering disebut juga shelter, yaitu tempat yang berfungsi untuk:

  • Tempat persembunyian udang galah disaat molting atau pergantian kulit, karena disaat molting udang galah kondisinya sangat lemah sehingga bisa jadi mangsa udang yang lain yang tidak molting.
  • Tempat untuk menempelnya udang disaat oksigen terlarut dalam kolam berkurang, karena letak shelter yang dekat dengan permukaan air maka udang akan lebih gampang mendapatkan oksigen terlarut yang ada di dekat permukaan.

Ragam dan luas tempat naungan:

  • Tempat naungan udang galah dengan menggunakan media pelepah daun kelapa seluas 20% dari luas kolam.
  • Tempat naungan udang galah dengan menggunakan media pelepah pohon palem seluas 20% dari luas kolam.
  • Tempat naungan udang galah terbuat dari bamboo bertingkat seluas 70% dari luas kolam.
  • Menghindari dari pencurian udang galah, karena jarring untuk mencuri akan tersangkut tempat naungan tersebut.

Untuk menggunakan pelepah danu kelapa dan palem kurang di rekomendasikan karena bahan tersebut mudah busuk sehingga dapat mengotori dasar kolam yang sangat berbahaya bagi kesehatan udang galah. Yang di rekomendasikan dalam budidya udang galah untuk pembuatan tempat naungan adalah menggunkan bambu dengan cara sebagai berikut:

  • Dalam Budidaya Udang Galah tempat naungan dibuat dengan ukuran Pxlxt 1,5m x 1,5m x 1,5m berbentuk kubus dan dibuatkan 4 kaki berukuran 30cm untuk ditancapkan ke dasar kolam.
  • Dibuat bersusun lima dengan setiap tingkat dibuat ruangan berukuran 20cm x 20cm secara merata disetiap lantainya.
  • Bambu yang digunakan bamboo yang sudah tua karena akan lebih awet.
  • Tempat naungan pada kolam budidaya udang galah ditempatkan di 80% bagian kolam dengan jarak 1 m antara naungan satu dengan yang lain.

 

VI. Pembuatan Tempat Pemanenan Budidaya Udang Galah

Dalam budidaya udang galah pada kolam pembesaran harus dibuatkan tempat pemanenan berupa lubang pemanenan yang tersambung dengan selokan kecil ditengah kolam. Ukuran lubang dengan panjang 2 meter, lebar 3 meter dan tinggi 1,75 m ini berguna untuk tempat berkumpulnya udang disaat panen tiba. Udang akanmasuk kedalam lubang tersebut melalui saluran selokan yang berada di tengah kolam. Sebaiknya saluran selokan tadi berukuran lebar 0.5 m dengan tinggi 0.4 meter untuk mempermudah udang masuk ke dalam lubang pemanenan.

 

VII. Pembuatan Aerasi Dalam Budidaya Udang Galah

Aerasi duganakan untuk menyuplai oksigen kedalam kolam sehingga oksigen terlarut akan bisa bertambah. Aerasi dalam budidaya udang menggunakan kincir air bermesin diesel. Atau kolam yang dekat dengan sungai mengalir maka aerasi bisa bersumber dari air yang mengalir tersebut.

 

VII. Lubang Pembuangan dan Drainase Budidaya Udang Galah

Lubang pembuangan pada kolam udang galah dibuat menggunakan paralon berkuran besar pada dasar kolam yang diberi saringan, paralon tersebut memotong bawah pematang kolam dan menuju ke drainase.  Keluaran paralon yang berada di drainasi kemudian diberi siku dan ditambah paralon yang menuju keatas drainase. Paralon tersebut digunakan untuk mengatur tinggi rendahnya air di dalam kolam dan di copot untuk saluran pembuangan air.

 

IX. Persiapan Alat Untuk Budidaya Udang Galah

Alat – alat yang perlu dipersipkan adalah seser atau serok bulat dan kotak, cangkul, jala, drum, keranjang, timbangan untuk sampling kemudian timbangan gantung. Semua alat tersebut harus di sediakan dan pastinya ada alat lainnya yang mungkin diperlukan dalam proses budidaya seperti tali dan sebagainya.

 

X. Pembuatan Pagar Melingkar Budidaya Udang Galah

Pagar melingkar dibuat untuk menjada udang galah agar terhindar dari hewan pemangsa seperti ular dan yang lainnya, selain pagar juga dibuatkan saringan di saluran masuk air untuk menyaring ikan pemangsa seperti lele, gabus yang bisa saja masuk kedalam kolam.  Pagar melingkar bisa menggunakan jarring, ataupun plantik UV agar aman dan awet.

Demikan proses perencanaan awal budidaya udang galah, proses berikutnya adalah proses pemeliharaan udang galah yang bisa anda simak di artikel Cara Budidaya Udang Galah Agar Bisa Panen Dengan Maksimal

3 thoughts on “Cara Budidaya Udang Galah Dari Awal Sampai Panen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *