Cara Pemeliharaan Udang Galah

Cara Pemeliharaan Udang Galah

[yasr_visitor_votes size=”small”] Setelah tahapan perencanaan selesai maka tahap selanjutnya adalah tahapan pemeliharaan udang galah, yang akan saya bahas dalam artikel ini adalah tentang pemilihan benih, penebaran, cara pemberian pakan,  monitor kualitas air, dan grading. Tebar Padat pemeliharaan udang galah sebaiknya 20 ekor/m2 untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal tentunya.

Memilih Benih Yang Bermutu

Keberhasilan kegiatan pemeliharaan udang galah tidak terlepas dari benih udang yang bermutu dan ber kualitas bagus. Untuk mendapatkan benih udang yang bermutu tentunya kita harus mengetahui asal usul dari indukan benih tersebut dan bagaimana sistem budidaya yang di terapkan pada pembenihan udang tersebut.

Ciri – Ciri Benih Udah Yang Baik Untuk Pemeliharaan Udang :

  • Keadaan tubuh utuh dan tidak ada cacat.
  • Lincah serta aktif berenang.
  • Tidak ada jamur ataupun penyakit lainnya.
  • Benih Berukuran Sama

Dalam pemeliharaan udang galah sebaiknya memilih benih yang dihasilkan dari kegiatan pendederan kurang lebih selama 30-60 hari dengan berat 1-5 gram. Karena benih dengan ukuran tersebut akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan dan sudah bergerak gesit untuk menghindar dari predator.

 

Cara Penebaran Benih Pada Pemeliharaan Udang Galah

Penebaran benih pada pemeliharaan udang sebaiknya dilakukan pada waktu pagi hari ataupun sore hari, tujuannya adalah menghindari terik matahari. Biasanya benih yang didapat ditempatkan pada wadah atau kantong plastik yang diberi oksigen, pada saat benih akan ditebar maka pertama yang dilakukan adalah menyamakan suhu air pada kolam pemeliharaan dengan air yang berada di kantong plastik tersebut. Yaitu dengan cara kantong platik dimasukkan kedalam kolam, biarkan mengapung diatas kolam selama kurang lebih 15 menit setelah itu kantong plastik dibuka agar udang juga menyesuaikan dengan udara disekitar kolam selama 15 menit dan setelah selesai maka benih bisa dikeluarkan dari kantong plastik secara perlahan.

 

Pemberian Pakan Pemeliharaan Udang

Yang sangat mendukung keberhasilan pemeliharaan udang galah salah satunya adalah pemberian pakan yang pas dan tepat. Pemberian pakan yang kurang akan mengakibatkan ukuran udang galah tidak sama dan akan mengakibatkan kanibalisme, udang yang tumbuh besar akan memakan udang yang masih berukuran kecil. Sedangkan pemberian pakan yang terlalu banyak akan mengakibatkan kualitas air cepat menurun sehingga mengakibatkan pertumbuhan udang kurang maksimal dan tentunya juga pemborosan pakan.

Cara Pemberian Pakan:

Pakan harus diberikan secara merata pada pemeliharaan udang ke seluruh areal kolam, dalam satu hari pemberian pakan sebaiknya minimal 5 kali. Yang harus kita ketahui dalam pemberian pakan tambahan dalam pemeliharan udang galah dua minggu pertama diberikan dengan takaran 50% dari biomassa udang yang ada di dalam kolam, kemudian menurun sampai 5% dan 3% pada saat akhir pemeliharaan. Perubahan jumlah pakan berdasarkan hasil sampling setiap satu minggu sekali atau bisa 2 minggu sekali.

Berikut prosentasi lebih jelasnya:

  • Bulan pertama diberi pakan 25% -50% dari biomassa.
  • Bulan kedua diberi pakan 15% – 20 % dari biomassa.
  • Bulan ketiga diberi pakan 8% – 10% dari biomassa.
  • Bulan keempat diberi pakan 5%-7% dari biomassa.
  • Bulan kelima diberi pakan 4% – 5% dari biomassa.
  • Bula keenam diberi pakan 3%-4% dari biomassa.

Pakan berupa pelet tersebut harus memenuhi standart minimal protein yang berkualitas yaitu 28-32 % dengn diberi tambahan vitamin penunjang untuk pertumbuhan udang.

 

Monitoring Kualitas Air

Sehatnya udang yang dipelihara tentunya tidak terlepas dari faktor air yang berkualitas baik, kualitas air akan terjaga dengan baik apabila dalam penebaran benih udang tidak terlalu padat atau 20 ekor /m2. Penggunaan pakanpun sangat mempengaruhi kualitas air, pakan yang berkualitas bagus akan membuat air berkualitas lebih lama. Apabila air dalam pemeliharaan udang kualitasnya menurun maka secepatnya air tersebut harus diganti dengan yang bagus, maka dari itu sebelum kualitas air menurun sebaiknya dilakukan pergantian air secar rutin, dan dilakukan penyiponan secara rutin pula.

 

Granding

Granding dapat dilakukan apabila jumlah kolam pemeliharan lebih dari satu, granding bertujuan menyeragamkan besarnya udang dalam pemeliharaan udang. Benih berkelamin jantan akan tumbuh lebih cepat dari benih yang berkelamin betina. Granding dilakukan pada usia 60 hari pemeliharaan, granding tersebut dilakukan selain untuk menyeragamkan juga akan diperoleh penyeragaman jenis kelamin. Hal tersebut akan meningkatkankan total produksi keseluruhan yang cukup signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *