Budidaya Jangkrik Untuk Pakan Arwana

Budidaya Jangkrik Untuk Pakan Arwana

Budidaya Jangkrik  – Mungkin Anda pernah mendengar sebuah peluang usaha dengan ternak jangkrik. Ternyata serangga bernama jangkrik tersebut sangat potensial untuk dijadikan sebuah bisnis. Meski beberapa tahun belakangan mengalami penurunan, namun di berbagai daerah ternak jangkrik sudah menjadi satu bisnis dengan untung besar. Anda pasti tertarik untuk melakukan budidaya jangkrik yang nantinya bisa menopang perekonomian keluarga.

Disamping untuk bisnis budidaya jangkrikpun hasilnya bisa kita manfaatkan untuk memberi makan ikan hias kita, khususnya bagi pembudidaya ikan arwana.

Meskipun menguntungkan tetapi untuk budidaya jangkrik harus memperhatikan beberapa hal dan satu lagi bahwa pada saat menjalankan bisnis ternak jangkrik ini harus memperhatikan faktor luar seperti cuaca dan ketersediaan pakan. Kini harga untuk 1kg jangkrik bisa mencapai 50 ribu, sehingga sangat potensial sekali untuk bisa mendapatkan keuntungan di bisnis budidaya jangkrik ini. Lalu bagaimana cara budidaya serangga ini?

Cara Budidaya Jangkrik Dengan Benar

Ada beberapa hal yang wajib dimengerti sebelum berbisnis ternak jangkrik mulai dari lokasi, sarana dan peralatan, pembibitan, dan pemeliharaan jangkrik.

Lokasi Budidaya

Dari segi lokasi, ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi diantaranya lokasi harus mendapat cahaya cukup serta memiliki sirkulasi udara yang baik, kemudian Lokasi sebaiknya jauh dari pusat keramaian, lokasi tidak terpapar sinar matahari secara berlebihan, jauh akan ancaman predator dan jauh dari kandang ayam.

Sarana dan Peralatan Kandang

Jangkrik termasuk hewan malam, maka dari itu hindarkan kandang dari cahaya berlebih. Bila perlu untuk memberikan kesan seperti nyata di alam bebas dinding kandang harus diolesi lumpur sawah dan diberikan daun-daun pisang, sukun, dan lainnya. Untuk mencegah jangkrik merayap ke atas, Anda bisa menempelkan lakban.

Untuk melakukan budidaya jangkrik biasanya ukuran kandang harus sesuai dengan habitat aslinya yakni tinggi 30 – 50 cm, panjang 120-200 cm, dan lebar 60 – 100cm. Bahan pembuat kandang bisa menggunakan triplek untuk lebih hemat. Buatlah kandang secara berusun dan ditempatkan dengan tambahan empat kakli penyangga agar terhindar dari hama seperti tikus dan cecak.

Pembibitan Jangkrik

Kondisi jangkrik secara utuh bisa menentukan kualitasnya, Kangkrik yang dibutuhkan harus sehat, tidak cacat dan berumur kurang lebih 10 sampai 20 hari. Untuk indukan, sebisa mungkin ambil secara langsung dari alam.

Pemeliharaan dan Pemberian Pakan

Dalam budidaya jangkrik harus memperhatikan pemeliharaan jangkrik dan pemberian pakan. Perhatikan kondisi kandang, sebisa mungkin sanitasi dalam kondisi baik. Dalam pemberian pakan juga sangat penting dimana usia anakan 1 sampai 10 hari diberi pakan voor dimana dalam membuatnya terdiri dari kedelai, jagung kering halus, dan beras merah.

Pemberian pakan budidaya jangkrik usia menengah atau dewasa mulai berbeda yakni memakai sayur-sayuran, gambas, dan jagung muda.

Untuk memulai budidaya jangkrik, Anda harus lebih memahami bagaimana cara merawat sampai memberi pakan. Beberapa peternak jangkrik sering mengalami permasalahan pada suhu kandang yang sering berubah tanpa disadari. Maka dari itu jika berminat, berusahalah dengan serius agar jangkrik bisa berkembang biak dengan cepat.

Budidaya jangkrik untuk kebutuhan pemeliharaan ikan arwana sangat cocok sekali bagi para pengusaha atau peternak ikan arwana sendiri, karena tentunya akan sangat menghemat biaya pakan bernutrisi tinggi dan tentunya akan sangat mempengaruhi sekali perubahan warna yang terjadi dalam fisik ikan arwana sendiri.

3 thoughts on “Budidaya Jangkrik Untuk Pakan Arwana

  • December 2, 2016 at 2:12 pm
    Permalink

    Dengan ternak jangkrik sendiri dirumah lebih efisien dan hemat, namun kalau malem suka berisik. 🙂

    Reply
    • January 18, 2017 at 2:01 am
      Permalink

      Yupz…..tapi nyaring kan bunyi kriknya.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *